Dispora – BPKAD Provinsi Lampung Kebut Proses Bonus Atlet PON XX Papua

wartasiger.id, Badar Lampung – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Lampung segera proses pencairan bonus atlet yang berpretasi di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua. Hal tersebut ditegaskan keduanya, Selasa (12/04/2022).

Kepala BPKAD Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan mengatakan, pihaknya baru menerima usulan terkait dana hibah bonus Atlet PON dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Lampung pada Jumat 01 April 2022. Dan sebenarnya, pihaknya sudah menunggu laporan tersebut pada Januari 2022 lalu.

“Ya udah masuk Jumat sore kemaren usulannya. Sekarang masih dalam proses,” kata Marindo.

Namun, Marindo menuturkan dalam proses bonus atlet yang masuk dalam kategori dana hibah tersebut, ada tahapan – tahapan yang harus dilalui. Karena, yang diterima dari Dispora lampung surat permintaan persetujuan Gunernur. Setelah, mendapat persetujuan. Maka, surat tersebut kami terima kembali, untuk disampaikan ke Dispora Lampung. Selanjutnya, Dispora kembali mengajukan permohonan pencairan dana hibah yang disetujui.

Kemudian, BPKAD memproses atas usulan yang kedua. Untuk sesegera mungkin mentransfer dana sesuai yang diusulkan oleh Dispora Lampung.

“Surat itu sekarang dalam proses. Kita tunggu saja. Paling tidak kami sudah berusaha maksimal. Apalagi, saya juga pembina cabor yang ikut di PON Papua,” ujarnya.

Persoalan kapan terealisasi ke masing – masing atlet. Dirinya mengaku bukan ranah BPKAD lagi. Karena, hal tersebut sudah kewenangan KONI selaku pengguna anggaran.

“Kalo suda kita setujui untuk di transfer, dan sudah masuk ke rekening KONI. Itu bukan ranah kami lagi, kapan mau di realisasikan ke masing – masing atlet,” tegasnya.

Hal senada diungkapkan Kadispora Lampung, Descatama Paksi Moeda mengatakan bonus atlet berprestasi peraih medali pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021 Papua dalam proses dan masih on schedule. Bahkan, mereka telah meneruskan proposal dana hibah bonus atlet PON itu ke BPKAD.

“Dispora sudah menerima usulan dari KONI Lampung terkait bonus atlet PON Papua. Dan saat ini, sudah kami teruskan ke BPKAD,” kata Plt Kadispora Lampung, Descatama Paksi Moeda.

Pada prinsipnya, kata Desca. Pihaknya telah menyelasaikan pembahasan terhadap usulan proposal hibah KONI 2022, oleh tim verifikasi hibah Dispora untuk mendapatkan persetujuan dari Kepala Daerah (Gubernur). Tentunya, prinsip ke hati – hatian sangat di kedepankan. Agar tidak ada hal – hal dan kejadian yang tidak kita inginkan

“Nggak ada kendala kok. Kan proses pencairan hibah KONI memang ada tahapannya. Semua proses pencairan dana hibah harus berdasarkan Permendagri Nomor 77/2020,” ujarnya.

Untuk besaran yang diusulkan oleh KONI, dirinya mengaku untuk tahap 1 ini, KONI Lampung mengusulkan 15 miliar, dengan peruntukan Bonus dan operasional.

“Untuk rinciannya, silahkan tanya ke KONI. Karena, itu sifatnya global. Dan untuk skema pemberian bonus atlet, 100 persen ranahnya KONI Lampung. Dispora hanya memproses anggaran sesuai dengan usulan permintaan dari KONI,” tegasnya.(WS-1)

Posting terkait