Walikota Bandar Lampung Eva Dwia Beri Tali Asih dan Pendampingan

wartasiger.id, Bandar Lampung — Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana menjenguk balita penderita hirschsprung pasca menjalani operasi.

Wali Kota Eva juga memberikan tali asih senilai Rp10 juta kepada orang tua penderita, yang merupakan warga Jalan Ki Maja Gg. Pisang Kelurahan Wayhalim Permai, Kecamatan Wayhalim, Bandar Lampung.

Usai menyerahkan bantuan, Wali Kota Wanita Pertama di Bandar Lampung itu juga akan terus memberikan pendampingan dan pemantauan sampai dengan balita laki-laki bernama M. Habib Al- Rasyid itu pulih total.

“Hari ini pemerintah kota datang ke rumah Habib dan keluarganya untuk memberikan tali kasih. Bantuan uang tersebut untuk biaya pengobatan berkelanjutan usai sebelumnya telah menjalankan operasi,” kata Eva Dwiana.

Ia mengatakan, pasca operasi penyakit ganguan usus besar yang membuat sulit BAB itu, M. Habib yang saat ini berusia 12 tahun mengalami gangguan penglihatan dan sempat koma selama tiga hari.

“Kemarin sempat kritis, tapi sekarang sudah sehat dan perutnya juga sudah bagus. Tapi karena matanya terganggu nanti akan kita tangani juga. Semoga matanya cepat sembuh dan bisa melihat keindahan. Mohon doanya untuk Habib terus sehat,” imbunya.

Ibunda M. Habib, Novita Sari (32) mengucapkan terimakasih atas kepedulian Pemkot Bandar Lampung terhadap anak ketiganya. Bantuan tersebut sangat bermanfaat bagi dirinya, untuk menangani pengobatan berkelanjutan.

“Alhamdulillah sudah sehat dan mulai aktif. Tapi belum bisa duduk, dan pandangnya belum fokus. Habis opersi sempat koma tigs hari, katanya kena peradangan otak juga,” jelas Novita.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan kota Bandar Lampung Desti Mega Putri menyebut Hirschsprung’s Disease merupakan gangguan usus besar yang menyebabkan feses atau tinja terjebak di dalam usus.

“Penyakit bawaan lahir yang tergolong langka ini bisa mengakibatkan bayi tidak dapat BAB sejak dilahirkan. Saraf di usus besar berfungsi untuk mengontrol pergerakan usus,” pungkasnya.(WS-2)

Posting terkait